Monday, September 21, 2009

[Rekomendasi] 100 Tempat Makan di Jakarta (part 2)

Bersambung dari edisi kuliner yang pertama, Ini lah 25 daftar berikutnya restoran enak di Jakarta. Met menikmati.

26. Restoran Tofu
Dharmawangsa Square, Jakarta

Restoran serba tahu! Maksudnya bukan serba mengetahui, tetapi tahu yang umumnya diolah menjadi penganan seperti tahu pong, tahu isi atau pepes tahu. Menu favorit, tofu meteor, berasal dari tahu, udang dan ayam yang dilumatkan dan dibumbui, lumatan itu lalu dibungkus dengan kulit lumpia dan digoreng, terus dihidangkan dalam tatanan yang mirip kobaran api layaknya meteor. Lainnya? Ada hot pot tofu and crab meat, menu ini disajikan dalam mangkuk yang dibakar dan berisi daging kepiting, udang, jamur, ikan dan sayur dengan kuah kental. Ada lagi, mapo dou fu, tahu pedas dengan taburan daging cincang dicampur dengan bawang Bombay, jamur dan cabai merah, rasanya spicy. Serta, claypot tofu garlic and spinach, prawn tofu soup dan stirfried beef with tofu. Hidangan pembukanya boleh dicoba silken tofu salad, sedangkan penutupnya blue smoothies, minuman yang beraroma kulit jeruk, dengan bahan sari tahu sutra, sirup blue curacao dan whipping cream.


27. Saung Grenvil
Kompleks Grenvil Blok AV-12A,Jakarta Barat

Kedai ini menawarkan 200 macam menu masakan dari empat jenis makhluk laut, yaitu varian dari udang, kepiting, ikan dan kerang. Sebagai makanan pembuka, ada kerang rebus atau udang api-api rebus, udang berukuran sedang ini tampak bersemu merah dan disajikan dalam piring kecil beralaskan daun pisang. Sambal untuk menemani makanan pembuka ini ada dua macam, yang satu berupa sambal cocol biasa, yang lainnya campuran cabai, nanas dan gerusan kacang yang merupakan sambal khas pantai timur Sumatra. Menu yang paling banyak dicari adalah kepiting lada hitam dan saus padang, karena rasanya pedas, juga menu udang goreng mentega, rasa udangnya gurih bercampur manis karena waktu dimasak ditambahkan madu. Untuk minuman penggelontor makanan tersebut, tersedia es markisa atau es terong belanda.


28. Soto Bu Tjondro
Jl Pondok Cabe Raya 50B, Tangerang

Penggemar soto merupakan komunitas yang memiliki banyak pilihan. Maklum,banyak cita rasa soto khas dari beberapa daerah. Soto bening ala Yogyakarta sudah pasti berbeda dengan soto betawi yang sarat
santan. Soto Kudus berisi irisan ayam lain rasanya dengan coto Makassar. Soto khas Solo biasanya berupa soto daging sapi.Tapi, di kedai Soto Bu Tjondro, akan kita dapatkan soto Kudus yang diracik orang Solo. Sesuai dengan nama kedainya, menu soto tentu saja menjadi hot item. Soto bikinan buTjondro yang asli Solo ini merupakan jenis soto Kudus, sotonya hadir dalam mangkuk yang cukup besar. Isinya padat, ada soun, suwiran ayam yang royal,toge pendek serta
kuah bening. Itu adalah soto versi biasa, soto spesialnya dibedakan dengan mengimbuhi kentang
tipis yang digoreng garing serta sebutir telur pindang. Telur pindang bikinan Bu Tjondro sedikit berbeda dengan telur pindang lain, telurnya sangat tanak dengan warna cokelat menyelimuti, serta kuning telur yang berwarna tua.Rasanya manis, sebenarnya telur tersebut adalah telur gudeg. Aksesori makan
soto juga tersedia, seperti tempe dan tahu bacem, sate ati ampela, sate kerang, sate telur puyuh, sate babat, serta sate limpa, juga berbagai macam kerupuk, seperti rambak dan karak.


29. Warung Daun
Jl Wolter Monginsidi No. 41,Jakarta

Warung Daun menyodorkan pilhan beragam menu masakan Sunda. Menu andalan adalah olahan gurame, sambal ngebul dan nasi liwet. Yang unik, lalapan di sini merupakan sayur organik dan masakan dibikin tanpa vitsin. Nasi liwet disajikan di dalam kastrol atau ketel, khas cianjuran, dalam keadaan mengepul seperti baru diangkat dari kompor. Saat penutup kastrol dibuka, tampak teri masak yang ditaruh di atas potongan daun pisang. Sebagai lauknya, bisa memesan olahan gurame, ada beberapa pilhan, dari gurame goreng sampai gurame tumis pete, namun andalannya adalah gurame saus mangga. Sedangkan untuk lalapan, dipakai bahan baku sayur organik, penampilan lalapan organik tidak berbeda dengan lalapan biasa, hanya rasanya yang berbeda. Kemangi organik rasanya lebih pedas dari yang biasa, timunnya juga lebih segar dan lebih banyak mengandung air. Jangan lupa mencocol sambalnya yang istimewa, sambal khas Warung Daun. Sambal ini diantarkan dalam cobek tanah liat yang ditutup, tutup cobek akan dibuka di depan pemesan, lantas, asap dengan aroma terasi yang kuat mengepul dengan bebasnya. Tak heran, kalau sambal yang berhias daun kemangi serta irisan daun bawang ini disebut sambal ngebul.


30. Sandwich Bakar
Jl Pesanggrahan Raya No. 168, Jakarta Barat

Sandwich selalu banyak penggemarnya. Barangkali lantaran praktis dan gampang dibawa. Bagi penggemar sandwich, bisa mencoba sandwich bakar. Bentuknya, seperti lazimnya sandwich, ada roti, ada sayur, ada daging atau ikan atau ayam, keju plus mayonnaise, tapi sisi-sisi luar roti itu gosong kecoklatan bekas dipanggang. Alhasil, jadilah hidangan yang kompromis antara selera Indonesia dengan gaya barat. Varian menu sandwich bakar yang banyak dipesan adalah chicken lada hitam dan beef lada hitam. Pengantar makan sandwich di sini bukan soft drink, juice atau lemon tea, tapi adalah wedang ronde atau wedang sekoteng.


31. Brasserie Madaleine
Lantai 2 Arcadia Plaza Senayan

Restoran ini memang memanjakan penggemar makanan Perancis. Di negara asalnya, Brasserie Madaleine terkenal sebagai pusat jajanan bergaya kasual khas Perancis. Restoran ini siap dengan sajian ala carte untuk makan siang maupun makan malam. Dari segi cita rasa, masakan Perancis di resto ini tergolong otentik, termasuk menu pembuka favorit seperi escargots de bourgogne, sejenis siput dengan kuah pekat asin dan gurih. Menu tradisional Perancis juga mengenal salad yang disiram dengan keju kambing hangat. Untuk menu utama, tinggal pilih menu serba daging, sayuran, pasta atau hidangan laut. Tak ketinggalan, menu andalan, steik tartare specialite du chef, yaitu daging sapi cincang dengan saus tartar, magret de canard au vinaigre de framboise (dada bebek dengan cuka
raspberry). Penggemar hidangan laut bisa mencoba crepe saint-jacques yakni sajian ikan, kerang dan udang dalam veloute ikan dibalut kulit tepung tipis. Sebagai sentuhan terakhir, resto ini menawarkan hidangan penutup antara lain, cr×_ bulle (hidangan penutup khas Perancis), pie apel alsacienne dan crep suzette (kulit tepung tipis khas Perancis) dan saos prange grand marnier.


32. Asinan Kamboja
Jl. TamanKamboja No.10 Rawamangun

Untuk penikmat kuliner yang mencoba berburu light meal, bisa mampir ke tempat ini. Kedai asinan ini menawarkan dua jenis asinan, yaitu asinan sayur kuah kacang serta asinan buah yang pedas. Rasa asinan di kedai ini sangatlah khas betawi. Komponen asinan sayurnya sih biasa saja, ada kol, selada, timun, toge yang semuanya masih dalam keadaan segar. Plus beberapa irisan tahu putih ala Mampang. Bedanya ada pada kuah yang disiramkan pada sayuran tersebut. Jika umumnya asinan memakai kuah cuka pedas yang encer dan bening, asinan di kedai ini menggunakan kuah bumbu kacang berwarna
cokelat kemerahan, maklum saja, kuah tersebut juga sudah dibubuhi cabai. Untuk pelengkapnya, tak ketinggalan krupuk mi berwarna kuning, serta beberapa krupuk kanji.


33. Pondok Ikan Bakar Ujungpandang
Jl Radio Dalam No.14, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan

Saat mencicipi ikan bakar ala Ujungpandang di Jakarta Selatan ini, kita memang harus rela sesekali tersabet asap dari pembakaran. Menu andalan pondok ini memang ikan bakar, dalam daftar menu yang disodorkan ada beberapa pilihan ikan, seperti baronang, kue, bawal putih, ayam, kerapu, bandeng dan pecah kulit. Olahannya tersedia dalam tiga cara yakni bakar polos, rica atau parape. Ikan bakar polos bumbunya lamat-lamat namun lebih dominan asin; rica lebih berasa pedasnya, dan parape cenderung manis. Olahan yang sering dipesan adalah ikan bakar polos, sedangkan ikan baronang merupakan menu ikan wajib tersedia di kedai ala Ujungpandang. Menikmati ikan bakar ala Ujungpandang belum puas jika tidak mencoba semua varian sambalnya, yaitu sambal terasi dengan mangga muda dalam cobek kecil, sambal tomat kemanggi, sambal petis, sambal bawang putih, serta sambal rica. Semua varian sambal tersebut merupakan sambal khas Makassar. Minuman yang khas di sini adalah es kelapa muda, sebutir kelapa muda denga es tentulah menyegarkan setelah mulut dihajar beragam sambal Makassar.


34. Lao Ta
Jl MH Thamrin,KompleksRuk oPlazaMenteng Blok C11-12, Lippo Cikarang
Bubur Steamboat & Seafood Specialist.


35. Kedai Cemara
Perempatan Tanjung Duren Barat

Ayam bakar gurihnya ayam jantan bakar.


36. Restoran Laut Sulawesi
Simprug Gallery, Jl Teuku Nyak Arif No.10, Kebayoran

Lama Menu seafood ala Makassar berbumbu pekat. Menu andalan, olahan ikan bawal bintang, caviar ikan tuing-tuing dan kepiting lada hitam plus sambal petis.


37. Kedai Sate Bang Wahab
Jl Imam Bonjol No.47, Tangerang

Sate kambing tanpa tusuk sate berbumbu kacang serta sop kambing.


38. Hilltown Steak
Jl Wijaya IX (dekat Taman Wijaya), Kebayoran Baru

Kedai steak kaki lima, guyur saus sepuasnya.


39. Sate Ayam H4ji Romli
Seberang RS Pusat Pertamina, Jl Kyai Maja, Kebayoran Baru

Ueenak banget, potongan daging ayamnya besar, empuk dan bumbunya meresap.


40. Pondok Lauk
Jl Baharudin No. 34A, Tangerang

Menu yang banyak dicari orang, hotplate seafood, cumi bakar, serta kepiting saus padang.


41. Kedai Ayam Goreng
Jl Leuser F3/42

Kedai ayam tanpa papan nama, gurihnya ayam goreng dan segarnya sayur asem mencirikan masakan khas Solo. Untuk minumannya, boleh dicoba minuman Pelangi, berupa campuran air kelapa, sirop, serutan kelapa muda, nata de coco dan perasan air jeruk.


42. Seafood SMS
Jl Pluit Putra Raya A1, Jakarta Utara

Menu paling favorit adalah kepiting telur SMS (Sedap Murah Segar) dan ikan kuwe bakar dengan sambal SMS nya. Untuk anak-anak, boleh dicoba kepiting asap.


43. Ayam Bakar Kalasan Mas Mono
Jl Tebet Raya 57

Cobalah sepiring nasi putih hangat, ayam bakar legit plus sedikit
sayur sambal merah bikinan Mas Mono.


44. Pondok Ikan Bakar Khas Kalimantan
Jl Raya Tapos No.1, Cimanggis, Depok

Nikmatnya menyantap ikan patin bakar dalam bambu dan sup gurame segar.


45. Dapoer Ciragil
Jl Ciragil I No.21, Kebayoran Baru

Menu bernuansa Jawa dengan atmosfer Bali. Menu utama adalah ayam bakar manis dan bebek goreng renyah.


46. Sop & Sate Kambing Estu Rame
Jl Tebet Barat Dalam, depan Pasar Tebet, Jakarta Selatan

Yang khas dari sop kambing ini, kulit luar daging kambingya dibuang dan campuran kuahnya menggunakan susu impor agar rasanya nggak basi.


47. Warung Bu Bandung
Jl Cipinang Jaya 1B, belakang Hero, dekat pertigaan

Warung Sunda tanpa saung. Banyak orang menyambangi warung ini untuk menyantap empal khas Sunda, yaitu empal gepuk (karena digepuk dengan martil) dan mencoba sambal terasi Bu Bandung. Boleh dicoba juga menu pepes ikan mas dankepala ikan mas goreng.


48. Ulliko
Jl Boulevard Raya QA 3 No.12, Kelapa Gading, Jakarta Utara

Kedai ini khusus memanjakan penggemar durian dengan menyediakan camilan durian, seperti, kue sus durian, serabi kuah durian dan ketan durian termasuk minumannya jus durian.


49. Steak Art & Curio
Jl Kebon Binatang III/8

Menikmati steak Eropa dengan suasana restoran zaman baheula. Menu utama adalah Steak Art & Curio, steak beef yang disajikan dalam sebuah piring seng, plus acar bawang.


50. Restoran Padang Citra Rasa
Jl Kapten Tendean No.12B,Jakarta Selatan

Menu masakannya memakai cara olahan khas Sumpur (nama desa di wilayah Kabupaten Tanah Datar, berjarak 140 km dariPadang). Rasanya disesuaikan dengan lidah non Minang. Salah satu andalan Citra Rasa adalah berbagai menu singgang(merupakan cara masak khas Sumpur dengan menggunakan daun pisang sebagai alas wajan) antara lain,singgang kerang, ayam jamur, ikan teri dan daging. Menu khas lainnya, ayam top kas Citra Rasa (bukan ayam pop) dan pangek sungkur (seperti masakan asam pedas dan tidak bersantan).

Masih kelaparan ? Nah silakan lanjut ke bagian ketiganya disini.

No comments: